Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Surya?

Apa itu pembangkit listrik tenaga surya?! Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) merupakan salah satu aplikasi yang menggunakan energi surya sebagai sumber energi listrik. Hal tersebut dengan memanfaatkan teknologi sel surya untuk dapat menghasilkan energi listrik.

Manfaat Energi Surya

Energi surya ini dapat dimanfaatkan berdasarkan 3 jenis, yaitu pertama pemanfaatan dengan menggunakan teknologi solar photovoltaic. Hal ini di mana sinar radiasi matahari akan diubah menjadi listrik menggunakan teknologi sel photovoltaic atau sel surya. Kedua pemanfaatan tenaga surya ini dengan menggunakan teknologi solar heat. Di mana panas matahari ini akan diubah menjadi listrik dengan menggunakan teknologi pengumpulan panas.

Baca Juga : Inilah Berbagai Peraturan Permainan Olahraga Basket yang Dasar dan Umum

Manfaat jenis ketiga yaitu pemanfaatan solar passive, dimana energi matahari dimanfaatkan tanpa langsung mengkonversi energi surya menjadi listrik dalam penerapannya. Pembangkit listrik tenaga surya yang saat ini berkembang di Indonesia, lebih banyak menggunakan sel surya untuk dapat menghasilkan listrik.

Komponen Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Pembangkit listrik tenaga surya saat ini telah memiliki beberapa komponen inti yang digunakan agar berfungsi sesuai kebutuhan, berikut ini beberapa komponennya :

Panel Surya

Panel surya merupakan komponen utama yang tentunya harus ada dalam sebuah sistem pembangkit listrik surya ini. Item Panel surya pun dari sebuah modul, yang terdapat di dalamnya sudah  terangkai sel surya secara seri dan pararel. Sel surya ini berfungsi untuk bisa mengubah energi radiasi matahari menjadi energi listrik. Panel surya saat ini banyak dijual di Indonesia merupakan jenis crystalline, baik itu monocrystalline ataupun polycrystalline.

Controller dan Inverter 

Komponen pembangkit listrik tenaga surya kedua ini pun sangat penting yaitu adalah controller  dan inverter. Meskipun kedua jenis produk ini memiliki fungsi yang berbeda, akan tetapi fungsi keduanya tidak dapat dipisahkan. Controller ini berfungsi dapat mengatur pelepasan energi yang akan dilakukan panel surya. Kemudian untuk melakukan fungsi kontrol terhadap sistem secara keseluruhan. Controller ini merupakan sebuah otak dari berjalan atau tidaknya sistem pembangkit listrik tenaga surya ini.

Sedangkan inverter ini berfungsi untuk dapat memaksimalkan fungsi tegangan DC ke DC atau akan  merubah tegangan DC ke AC. Inverter ini dapat menjadi satu kesatuan dalam sebuah produk controller ataupun yang dapat menjadi produk terpisah.

Baterai

Baterai ini dapat menjadi pilihan tambahan pada sebuah sistem pembangkit listrik. Misalnya untuk kebutuhan penggunaan dalam waktu 24 jam, lalu kebutuhan cadangan daya digunakan untuk penggunaan di lokasi yang terpenci. Baterai ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan daya, sehingga baterai pun dapat digunakan pada saat matahari tidak bersinar. Contohnya seperti pada malam hari, ketika mendung atau hujan, lalu ketika kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan sinar matahari.

Hasil dari energi listrik yang keluar ini kemudian di atur oleh controller dan inverter, kemudian digunakan. Penggunaan ini pun dapat dilakukan menggunakan dua cara, yaitu penggunaan langsung, dimana daya listrik pada panel surya ini dimanfaatkan langsung oleh beban, baik untuk peralatan DC. Contohnya seperti lampu dan pompa air maupun peralatan AC, seperti lemari pendingin ataupun televisi.

Dalam hal ini, energi yang dihasilkan pun akan terlebih dahulu disimpan, hal ini bertujuan agar dapat digunakan sewaktu-waktu. Bahkan saat dalam kondisi tidak ada matahari sekalipun. Seluruh prosesnya alat ini ini, dapat digunakan untuk jenis beban DC maupun AC. Sehingga dari semua jenis peralatan yang menggunakan listrik ini digunakan untuk dapat bekerja, kemudian dapat menggunakan listrik dari alat  ini.

Itulah penjelasan mengenai pengertian, manfaat serta komponen dari benda ini. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk para pembaca.